Senjata Tradisional Bali

Senjata Tradisional Bali

Hampir setiap plosok negeri memiliki senjata tradisional sendiri-sendiri. Tekhususnya Bali yang mempunyai banyak sekali senjata tradisionalnya yang sudah banyak berlalih fungsi.

Yang dari awalnya berfungsi untuk mempertahankan diri, atau berburu untuk konsumsi pribadi, tetapi hal itu sudah tidak terjadi lagi. Senjata-senjata tradisional itu kini sudah menjadi benda yang dimuseumkan atau hanya digunakan pada upacara ritual di Bali.

Tidak hanya beralih fungsi, senjata tradisional Bali yang dulu banyak dimiliki oleh masyarakat sekitar, kini sudah jarang dari mereka yang masih memiliki, karena sudah adanya peraturan yang mengatur sistem keamanan negara dan juga datangnya perkakas modern yang lebih memudahkan kebutuhan masyarakat.

Ragam Senjata Tradisional Bali

Banyak sekali ragam senjata tradisional yang hingga saat ini masih tetap eksis dan dipertahankan oleh masyarakat Bali, namun tidak jarang orang yang tidak mengetahui, bahkan masyrakatnya sendiri. Berikut ragam senjata tradisional Bali yang masih ada hingga saat ini:

1. Keris Tayuhan

Keris Tayuhan senjata tradisional Bali
Source: Google

Keris Tayuhan dilansir merupakan senjata yang berasal dari kebudayaan pada zaman kerajaan Majapahit. Bagi masyarakat Bali, keris tayuhan dianggap sebagai simbol dan juga identitas diri.

Nilai-nilai kesakralan yang dimiliki senjata satu ini membuat perawatan dan penyimpanan keris ini selalu diperhatikan. Jika dilihat dari fungsinya, keris ini dahulu digunakan sebagai alat untuk melindungi diri terutama pada keadaan perang.

Sekarang, fungsinya sudah lebih kepada benda pusaka yang dilengkapi dengan berbagai hiasan. Keris ini sering kali dibersihkan pada upacara pergantian tahun dan upacara keagamaan lainnya di Bali.

2. Wedhung

Wedhung senjata tradisional Bali
Source: Google

Wedhung merupakan senjata tradisional yang termasuk dalam klasifikasi senjata berjenis belati atau pisau. Bahan yang dibuat untuk senjata ini adalah logam yang ditempa serta gagang kayu yang diukir.

Senjata ini tidak hanya ditemukan di Bali saja. Di Cirebon ada senjata yang serupa, tetapi bedanya hanya diukirannya saja. Jika yang di Bali mempunyai ukiran-ukiran khas, maka di Cirebon hanya polos.

3. Tiuk

Tiuk, senjata tradisional Bali
Source: Google

Tiuk hampir-hampir serupa dengan Wedhung karena merupakan senjata yang masuk kedalam klasifikasi pisau atau belati. Yang beda dari kedua senjata ini adalah fungsinya.

Jika wedhung merupakan senjata yang dipakai untuk pertahanan diri dalam peperangan, sedangkan tiuk dipakai untuk alat memasak, membuat sesajen, atau keperluan dapur yang lainnya. Dan juga tiuk didesain lebih simpel dibanding dengan desain wedhung.

4. Kandik

Kandik, senjata tradisional Bali
Source: Google

Kandik merupakan senjata yang masuk kedalam klasifikasi kapak. Fungsi dari senjata ini sendiri sebagai alat yang dipakai para pria Bali untuk pekerjaan-pekerjaan berat, seperti menebang pohon, membelah kayu, dan lain-lain.

5. Caluk

Caluk, senjata tradisional Bali
Source: Google

Caluk adalah senjata tradisional Bali yang berbentuk sebilah pisau lengkung dan mempunyai gagang pegangan yang panjang. Fungsi dari gagang yang panjang adalah untuk menjangkau area-area tinggi seperti memanen buah, memotong ranting, dan lain-lain.

Leave a Reply

Close Menu