Hal Yang Harus Dibawa Dan Dihindari Saat Mendaki Gunung

Hal Yang Harus Dibawa Dan Dihindari Saat Mendaki Gunung

Mendaki gunung adalah salah satu kegiatan outdoor yang banyak digandrungi para anak-anak muda belakangan ini. Karena mendaki gunung memadukan olahraga dan wisata dalam satu kegiatan.

Tapi setiap pendaki mempunyai niat yang berbeda dari pendaki lainnya. Ada yang mendaki memang karena hobi dan kesenangan semata, ada juga yang memang bertujuan untuk mencari ilmu dan pengalaman.

Terlepas dari itu semua, apapun niat kalian untuk medaki, kalian tidak boleh melupakan 1 hal penting yang sangat vital karena hal ini untuk kenyamanan dan keselamatan diri kita juga. Yakni perlatan.

Memang membawa barang-barang untuk mendaki itu gampang-gampang susah. Disatu sisi kita ingin membawa perlengkapan selengkap mungkin, dan disisi lain tas kita juga terbatas untuk menampung semua barang itu

Berikut saya akan merangkum peralatan-peralatan yang wajib  untuk dibawa saat kita akan mendaki gunung.

  • Keril
tas gunung
Source: Pexels

Apa itu keril? Kenapa ga tas ransel biasa aja? Kenapa harus keril?

Pertama, apa itu keril? Carrier atau keril secara bahasa dapat diartikan sebagai “pembawa”. Sedangkan kegunaannya adalah untuk membawa atau mempacking barang bawaan.

Hampir setiap kegiatan outdoor seperti mendaki gunung memerlukan carrier atau keril untuk membawa barang. Terutama bagi mereka yang akan berkemah.

Ciri utama keril biasanya lebih tinggi dibanding tas-tas ransel biasa. Ukurannya biasanya mulai dari 40L, 50L, sampai 100L. Dan biasanya semakin mahal harga keril, semakin nyaman dan ringan.

Kedua, kenapa ga tas ransel biasa aja? Seperti yang disebutkan diatas, mungkin kalau kamu memang niatnya one day trip atau naik keatas puncak sehari lalu turun lagi it’s ok untuk pake ransel biasa.

Tapi, kalo kita mau berkemah gimana? Ga mungkin dong kita makai tas ransel biasa. Masa kita mau tenteng barang sisanya pake tangan?

Ketiga, kenapa harus keril? Namanya tas gunung, sudah pasti didesain sedemikian rupa khusus untuk mendaki gunung, dan jelas berbeda dengan tas-tas ransel biasa.

Keril sudah didesain sesuai dengan bentuk tubuh manusia, terutama di bagian punggung. Sehingga kalau kita membawa barang yang berat selama berjam-jam punggung tidak akan sakit.

  • Logistik

Tidak mungkin kan kita mendaki gunung tapi tidak membawa logistik untuk stamina kita nantinya.

Usahakan bawa makanan secukupnya, kalau kita pergi bersama bisa bagi-bagi makanannya ke keril temen yang lain. Tapi kalau kalian daki gunung sendiri, bawa secukupnya saja. Karena takut memberatkan bawaan.

Baca Juga: Pengalaman Mendaki Gunung Slamet

  • Baju Ganti

Jangan lupa untuk membawa baju ganti. Mau berapa haripun kamu mendaki kamu harus bawa pakaian ganti.

Dan kalo bisa juga bahkan harus kita pisahkan baju untuk beraktivitas, dan baju untuk tidur. Karena kalo baju untuk beraktivitas kita pakai untuk tidur, kita bakal kedinginan karena bajunya basah karena keringat.

Ya mungkin kalau siang kita tidak merasa keringatan karena memang suhu digunung yang dingin, jadi keringat kita tidak akan terasa saat kita sedang berjalan di siang hari karena ia tersimpan dibaju kita.

  • Celana Ganti

Sediakan 2 celana untuk tidur dan untuk mendaki juga. Kalau bisa celana untuk mendaki itu modelnya longgar dan celana untuk tidur model wol/bahan yang agak tebal. Hindari menggunakan jeans.

  • Jaket Gunung
jaket gunung
Source: Pixabay

Ini merupakan barang yang sangat wajib untuk dipakai saat mendaki gunung. Selain untuk menghangatkan diri, bisa juga menghindari kita dari binatang atau benda yang tidak friendly saat kita mendaki.

Ada 2 jenis jaket gunung. Waterproof adalah jaket yang didesain khusus untuk anti air dan windproof adalah jaket yang didesain khusus untuk anti dengan angin.

Hindari menggunakan jaket biasa yang biasa digunakan untuk sehari-hari, dan juga jaket khusus musim dingin.

  • Sandal atau Sepatu Gunung
sepatu gunung
Source: Pixabay

Alas kaki juga merupakan hal yang wajib dalam mendaki gunung. Dan juga gunakan alas kaki yang memang sudah dikhususkan untuk mendaki gunung.

Yang pertama, sandal gunung. Sendal gunung memang sudah didesain secara khusus untuk melewati segala medan yang mungkin akan ada saat mendaki gunung.

sendal gunung
Source: Google

Yang kedua, sepatu gunung. Tentunya sepatu gunung lebih aman daripada sendal gunung. Karena sepatu gunung didesain untuk bisa menjaga pergelangan kaki kita dari cedera ankle.

Guna dari sepatu atau sandal gunung agar kita bisa terhindar dari terpleset karena sandal dan sepatu gunung memiliki grip yang didesain untuk jalan bebatuan ataupun lumpur.

Dan jika kalian memakai sepatu atau sendal gunung yang bermodel memiliki tali pengikat, jangan lupa untuk menggunakan kaos kaki agar terhindar dari lecet.

  • Jas Hujan

Selain untuk berjaga-jaga dari hujan, jas hujan juga bisa kita gunakan untuk kita pakai saat kedinginan. Karena bahannya yang sangat panas dan tebal bisa menghindari kita dari air dan angin.

  • Sleeping Bag dan Matras
sleeping bag
Source: Google

Sleeping bag membantu kita untuk membungkus tubuh kita saat tidur agar hangat. Sedangkan matras berguna untuk menjaga sleeping bag kita agar tidak terkena langsung dengan tanah, dan menghindari dingin yang menembus dari bawah.

Dan juga banyak para pendaki senior menyarankan untuk membungkusi matras kita dengan alumunium voil agar lebih hangat lagi. Tapi saya rasa sudah ada beberapa merk yang menyediakan matras yang sudah ada fitur itu.

  • Tenda

Ini juga penting bagi kalian yang memang ingin berlama-lama dalam mendaki gunung. Selain untuk tempat beristirahat dan berlindung dari dinginnya udara gunung, tenda juga digunakan untuk menaruh barang kita di pos terakhir sebelum puncak.

  • Alat Masak dan Alat Makan
kompor lapangan

Kalau kalian memang ingin santai, dan makan enak digunung, jangan lupa untuk membawa alat-alat masak seperti: nesting, kompor lapangan, gas portable.

Alat makan juga tidak kalah penting, contohnya: piring, gelas, sendok, dan pisau kecil. Sendok fungsinya untuk kita mengaduk-ngaduk masakan nantinya.

Gelas untuk menyeduh minuman hangat, dan pisau kecil untuk mungkin memotong-motong makanan yang bisa dipotong.

  •  Korek api

Jangan lupa untuk membawa korek api. Gunanya untuk menyalakan kompor jika memang nantinya kompor kita ternyata cetekannya rusak. Dan juga digunakan untuk menyalakan api unggun.

  •  Obat-obatan

Kita tidak tau apa yang akan terjadi nantinya. Obat ini untuk berjaga-jaga kalau terjadi apa-apa.

Bawa obat dalam dan obat obat luar. Seperti: minyak kayu putih, tolak angin, plester, dan lain-lain. Dan juga para pendaki menyarankan untuk membawa entrostop. Karena buang air besar itu tidak mudah.

  •  Senter atau Head Lamp

Senter atau Head Lamp berfungsi jika kita ingin jalan malam. Selain untuk melihat jalan, senter juga berfungsi untuk menjauhi hewan-hewan liar yang masih ada dihutan.

Dan juga, kalau bisa gunakan senter atau head lamp yang berwarna kuning. Karena kita tidak tau kapan kabut turun, dan senter atau head lamp yang cahayanya kuning bisa untuk menembus kabut.

  •  Lain-lain

Bawalah peralatan yang menurut anda penting.

Misalnya:

  • powerbank untuk handphone agar tidak kehabisan batre untuk foto-foto nantinya dipuncak.
  • Uang untuk biaya retribusi dan lain-lain
  • Peralatan navigasi seperti: kompas, GPS, atau lainnya.
  • Trekkin pole, membantu agar mendaki lebih ringan. Bisa juga menggunakan tongkat-tongkat kayu yang kalian temui dijalan.

Hindari hal-hal dibawah ini:

  • Membawa kertas untuk menulis-nulis. Menurut saya cukup menggunakan smartphone saja untuk menulis dan di foto nantinya. Takutnya kita membuang sembarangan dan malah mengotori alam.
  • Kantong plastik. Mari kita mengurangi penggunaan kantong plastik dalah hidup kita, khususnya saat mendaki gunung. It’s ok kita bawa plastik keatas dengan catatan kita membawah sampah plastik yang ada disepanjang jalan kita turun nantinya.

Mungkin itu rangkuman dari hal-hal yang harus kita bawa dan kita hindari saat naik gunung. Kalau ada salah-salah kata kalian bisa komen dibawah, terima kasih.

Wassalam

Leave a Reply

Close Menu