Diet Karbohidrat

Diet Karbohidrat

Diet Karbohidrat sudah menjadi tren beberapa tahun belakangan ini, karbohidrat banyak dijauhkan oleh orang-orang yang mencoba untuk menurunkan berat badan.

Banyak sekali metode diet yang bertebaran di internet, dan kebanyakan menganjurkan untuk mengurangi asupan karbohidrat, bahkan juga mengganti peranan karbohidrat dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak.

Metode diet yang dimaksud antara lain adalah Diet Ketogenik, Eco-atkins, Diet Hollywood, Zone Diet, Diet Dukan, Diet Paleo dan lain-lain.

Tapi perlu dicatat, setiap hal mempunyai plus-minus dan juga aturan ekplisit. Sama halnya jika kita melakukan diet yang mengurangi asupan karbohidrat.

Hindari 3 Karbo Paling Adiktif Ini pada Malam Hari

1. Nasi

Nasi Menjadi Sumber Karbohidrat Paling Adiktif
Source: Pixabay

Memiliki kadar glukosa yang cukup tinggi membuat nasi mempunyai rasa yang agak manis, dan makanan pokok yang satu ini sangat tidak dianjurkan untuk kita konsumsi pada malam hari. Ada baiknya nasi dikonsumsi pada siang hari dengan porsi yang sudah ditentukan.

2. Mie Instan

Mie Instan
Source: Pixabay

Mie instan juga merupakan makanan yang paling sering kita konsumsi pada malam hari. Selain memiliki kandungan karbohidrat yang kurang baik untuk dikonsumsi, bumbu yang ada di mie instan juga tidak sehat.

Mempunyai kalori sebesar 370kal/70gr membuat 1 bungkus mie instan sama dengan 4 piring nasi dengan takaran yang sama. Oleh karena itu mi sebenarnya tidak dianjurkan untuk dimakan dalam waktu kapanpun.

3. Roti Tawar Putih

Roti Putih
Source: Pixabay

Dalam masa-masa diet, jangan terlalu sering memakan roti tawar putih karena kalori yang terkandung didalamnya cukup banyak dan juga kurang baik.

Jika ingin memakan roti, bisa mengganti roti tawar putih dengan roti tawar gandum yang lebih berserat dan juga memiliki kalori yang lebih ringan.

Manfaat Plus Diet Karbo

1. Turun Berat Badan

Turun Berat Badan Menjadi Tujuan dari Diet Karbohidrat
Source: Pixabay

Untuk manfaat yang satu ini gak usah dikasih tau juga udah pasti. Karena jika kita makan makananan yang mengandung karbohidrat sederhana, tubuh kita dipaksa untuk menyimpan banyak air didalam dan juga diantara sel-sel tubuh yang dibutuhkan dan jumlah air tersebut bisa mencapai 4-10 Kg sesuai dengan pola makan kita.

Nah, jika kita mengurangi atau berhenti mengkonsumsi karbohidrat sederhana, maka tubuh kita akan ngebuang air yang tadi, jadinya berat badan turun.

2. Jadi gak Laper-an

Syarat & ketentuan berlaku kalo bahasa hadiah di tv. Ya maksudnya dengan syarat kita ganti karbohidrat itu sama makanan yang kaya akan nutrisi.

Contohnya seperti mengganti karbohidrat sederhana yang kita konsumsi sehari-hari dengan karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandung, atau oatmeal.

3. Kemungkinan Kena Diabetes Menurun

Makanan yang mengandung karbohidrat sederhana cenderung mempunyai kadar sodium yang tinggi dan membuat tubuh memproduksi lebih banyak insulin yang berguna untuk menyeimbangkan gula darah.

Dan jika kita mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat tinggi, otomatis pankreas kita akan memproduksi insulin secara over dari yang dibutuhkan tubuh kita.

Dan secara tidak langsung jika kita mengurangi asupan karbohidrat sederhana setiap harinya, pankreas akan memproduksi insulin untuk tubuh kita sesuai kebutuhan.

Minus dari Diet Karbohidrat

1. Berat Malah Nambah

Turun berat badan merupakan efek jangka pendek dari tidak mengkonsumsi karbohidrat. Karena nanti lama kelamaan akan naik lagi karena efek mengganti asupan karbohidrat menjadi lemak tinggi.

Karena pada dasarnya makanan yang mengandung lemak yang lebih tinggi memiliki kandungan kalori yang lebih padat dibanding karbohidrat sederhana.

Jadi, jangan mentang-mentang kita sudah tidak mengkonsumsi nasi (karbohidrat sederhana), kita tidak mengontrol porsi makanan yang berlemak tinggi.

2. Ada Kemungkinan Kena Sembelit

Resiko Terkena Sembelit
Source: Pixabay

Karena kita mengganti asupan karbohidrat dengan protein dan lemak saja, otomatis tubuh kekurangan asupan serat dengan sendirinya.

Hal itulah yang bisa menyebabkan sembelit, tapi jika kita tetap mengonsumsi asupan serat yang cukup Insya Allah tidak akan terjadi kok.

3. Bakal Gampang Capek

Gampang Capek
Source: Pixabay

Tubuh menyimpan karbo didalam glikogen yang mudah diserap kedalam aliran darah dan merupakan sumber energi buat otak kita.

Yang artinya, jika kita mengurangi asupan karbohidrat, tubuh kita butuh waktu untuk beradaptasi dengan perubahan ini, dan hal ini lah yang bikin kita lebih gampang capek.

4. Nafas Bisa Jadi Bau

Ketika tidak mengonsumsi karbo, tubuh akan mengeluarkan air, dan membuat mulut jadi kering. Nah, mulut yang kering itulah yang membuat nafas menjadi bau.

5. Akan Terkena Gejala Seperti Flu

Efek yang paling sering timbul karena mengurangi porsi karbo untuk tubuh kita adalah timbulnya gejala seperti ingin flu, seperti sakit kepala, mual, dan gampang capek.

So, kita jangan lupa untuk meminum delapan gelas perhari agar hal itu tidak terjadi. Tapi jika gejala tak hilang dalam waktu 2-4 hari, disarankan untuk mengganti pola makan.

6. Rambut Bisa Jadi Rontok

Terdengar mengerikan? Tenang, kondisi ini normal terjadi ketika membatasi konsumsi gula dan karbo. Hal ini biasanya terjadi tiga bulan setelah melakukan perubahan pola makan.

Tapi kita tidak perlu khawatir, karena kondisi ini hanya sementara dan tidak terlalu terlihat.

Jadi, walaupun diet karbohidrat mempunyai beberapa manfaat, kita juga haru smemperhatikan nutrisi untuk tubuh kita agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Leave a Reply

Close Menu